Selasa, 30 April 2013

SEKEDAR CORETEN

Perjalanan hidup yang penuh dengan pertanyaan dari dalam diri sendiri, yang terkadang terkesan seakan memaksakan diri sendiri dan tidak merasa yakin dengan adanya kuasa Tuhan akan menentukan jalan kehidupan.

Logikanisme, sering terusik dalam benak yang menjelaskan diri “gw banget” tapi pada umumnya orang yang memiliki logika tinggi biasanya memiliki pengetahuan wawasan dan daya tangkap tinggi, membawa introspeksi diri “kok gw enggak ya?”

Kehidupan dulu, merasa sulit untuk menempatkan diri didalam masyarakat dan kurang paham perkembangan Zaman, dan serasa tidak penting kehidupan modern. Saat ini dengan perpindahan dan perubahan kondisi yang memaksa harus berubah untuk mempertimbangkan dalam segala aspek kehidupan, seakan merasa jauh tertinggal dari kebanyakan orang.

Pada awalnya merasa hidup berkecukupan dan memiliki uang yang cukup dan merasa pintar dan lebih baik dibanding orang lain sekeliling kehidupan. Tidak mempertimbangkan penampilan dan merasa tak butuh dan merasa wajar akan gaya anak muda yang berpenampilan seperti orang sudah tua dan menyukai kehidupan yang jauh dari pantauan orang banyak yang membawa tidak adanya ketertarikan untuk besosialisai dengan orang luar. Sering merasa orang luar terlalu kolot dan ketinggalan dan tidak akan pernah berhasil. Makna Tuhan sering diartikan dengan makna kebaikan dan kesopanan (Budaya). Menjunjung tinggi hal-hal yang baik dilakukan kepada orang lain dan mengerjakannya tanpa pamrih, namun tidak mengerti kemana arah berbuat baik itu.

Diawali dengan perubahan kondisi menjadi saat ini yang mendapat tuntutan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya dan sebelumnya merasa apa yang dibutuhkan saat ini merupakan bukan hal yang penting bahkan baik untuk dikerjakan atau diperjuangkan. Meyebabkan timbul masalah baru, dimana merasa sangat ketinggalan dengan orang lain yang sebelumnya dengan gaya hidup yang telah sesuai dengan gaya hidup Zaman ini.

Ketidak tauan saat ini didasari oleh ketidak ingin tahuan masa sebelum saat ini, setiap masa tidak akan pernah kembali dan penyesalan datang terlambat.

Palus, Yusuf, Daniel, Musa dan Yosua memiliki gaya hidup yang berbeda-beda, tapi yang menarik adalah kehidupan akhir mereka semuanya satu tujuan dan pengenalan akan Tuhan semakin dalam dan hal itu yang memenangkan mereka.

Salut kepada Paulus, perubahan yang benar-benar drastis dari mengincar dan membunuh orang-orang yang percaya akan Yesus Kristus berubah menjadi pengikut setia Yesus Kristus itu sendiri, apakah dia tidak takut dibunuh juga dengan budayanya sebelumnya.

Paling suka dari Yusuf, karakternya lemah lembut, tidak brontak dan pasrah dengan setiap hal yang terjadi dalam kehidupannya dan memiliki iman akan dimenangkan oleh Allah, dari ha itu dia dimenangkan dan selalu setia.

Sangat suka dari Daniel, karakternya yang setia dan tetap berjuang untuk berusaha dalam menjalankan komitmennya bersama Tuhan, walau ancaman jelas-jelas sedang mengancamnya, namun dia tetap berjuang dan bersikeras untuk tetap dalam komitmen beriman dan percaya kepada Tuhan dan akhirnya Iman dan Komitmennya dia dimenangkan.

Hal yang saya suka dari Musa, dia seorang yang tidak percaya diri, tapi dengan kuasa Tuhan dia menjadi orang yang sangat luar biasa, untuk berperang dengan Tongkat bersama Tuhan melawan mesir untuk membebaskan orang Israel dan diapun berhasil memanangkan peperangannya.

Hal yang saya suka dari Yosua, dia orang yang sudah begitu banyak mendengar sungut-sungut dari banyak orang dalam proses perjalanan menuju tanah yang dijanjikan Tuhan, begitu lama dia besama-sama dalam perjalanan itu tetapi dia tidak tawar hati dan tetap yakin dan mendapat kemenangan, dia berhasil menemukan tanah kanaannya yang telah dijanjikan Tuhan.

Di kehidupan ini, banyak sekali orang yang sukses, banyak sekali orang yang merasa gagal dan banyak sekali orang yang kita rasa sukses atau gagal, apa sebenarnya standar dari kegagalan dan kesuksesan itu?

Zaman dulu aku bulat dan sangat yakin orang yang sukses adalah orang yang kaya raya, pintar meiliki jabatan dan dihormati oleh orang banyak. Orang yang seperti ini akan bahagia dan sangat menikmati kehidupannya, sehat dan panjang umur.

Pada kehidupan nyata saat ini, banyak sekali penjelasan-penjelasan yang bertentangan dari pemahaman dulu. Banyak hal yang belum aku pahami dalam kehidupan ini, namun satu perkataan yang sangat nyaman terdengar ditelingaku dan enak di hati, " di dalam Tuhan tidak ada yang kebetulan, semua baik dan INDAH PADA WAKTUNYA."

Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua..