Perjalanan hidup yang penuh dengan pertanyaan dari dalam diri sendiri, yang terkadang terkesan seakan memaksakan diri
sendiri dan tidak merasa yakin dengan adanya kuasa Tuhan akan menentukan jalan
kehidupan.
Logikanisme, sering terusik dalam benak yang menjelaskan
diri “gw banget” tapi pada umumnya orang yang memiliki logika tinggi biasanya
memiliki pengetahuan wawasan dan daya tangkap tinggi, membawa introspeksi diri
“kok gw enggak ya?”
Kehidupan dulu, merasa sulit untuk menempatkan diri didalam
masyarakat dan kurang paham perkembangan Zaman, dan serasa tidak penting
kehidupan modern. Saat ini dengan perpindahan dan perubahan kondisi yang
memaksa harus berubah untuk mempertimbangkan dalam segala aspek kehidupan,
seakan merasa jauh tertinggal dari kebanyakan orang.
Pada awalnya merasa hidup berkecukupan dan memiliki uang yang cukup dan merasa pintar dan lebih baik dibanding orang lain sekeliling kehidupan. Tidak mempertimbangkan penampilan dan merasa tak butuh dan merasa wajar akan gaya anak muda yang berpenampilan seperti orang sudah tua dan menyukai kehidupan yang jauh dari pantauan orang banyak yang membawa tidak adanya ketertarikan untuk besosialisai dengan orang luar. Sering merasa orang luar terlalu kolot dan ketinggalan dan tidak akan pernah berhasil. Makna Tuhan sering diartikan dengan makna kebaikan dan kesopanan (Budaya). Menjunjung tinggi hal-hal yang baik dilakukan kepada orang lain dan mengerjakannya tanpa pamrih, namun tidak mengerti kemana arah berbuat baik itu.
Diawali dengan perubahan kondisi menjadi saat ini yang
mendapat tuntutan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya dan sebelumnya
merasa apa yang dibutuhkan saat ini merupakan bukan hal yang penting bahkan
baik untuk dikerjakan atau diperjuangkan. Meyebabkan timbul masalah baru, dimana merasa sangat
ketinggalan dengan orang lain yang sebelumnya dengan gaya hidup yang telah
sesuai dengan gaya hidup Zaman ini.
Ketidak tauan saat ini didasari oleh ketidak ingin tahuan
masa sebelum saat ini, setiap masa tidak akan pernah kembali dan penyesalan datang
terlambat.
Palus, Yusuf, Daniel, Musa dan Yosua memiliki gaya hidup
yang berbeda-beda, tapi yang menarik adalah kehidupan akhir mereka semuanya
satu tujuan dan pengenalan akan Tuhan semakin dalam dan hal itu yang memenangkan
mereka.
Salut kepada Paulus, perubahan yang benar-benar drastis
dari mengincar dan membunuh orang-orang yang percaya akan Yesus Kristus berubah
menjadi pengikut setia Yesus Kristus itu sendiri, apakah dia tidak takut dibunuh
juga dengan budayanya sebelumnya.
Paling suka dari Yusuf, karakternya lemah lembut, tidak brontak dan
pasrah dengan setiap hal yang terjadi dalam kehidupannya dan memiliki iman akan
dimenangkan oleh Allah, dari ha itu dia dimenangkan dan selalu setia.
Sangat suka dari Daniel, karakternya yang setia dan tetap berjuang untuk
berusaha dalam menjalankan komitmennya bersama Tuhan, walau ancaman jelas-jelas sedang mengancamnya, namun dia tetap berjuang
dan bersikeras untuk tetap dalam komitmen beriman dan percaya kepada Tuhan dan akhirnya Iman dan Komitmennya dia dimenangkan.
Hal yang saya suka dari Musa, dia seorang yang tidak percaya diri,
tapi dengan kuasa Tuhan dia menjadi orang yang sangat luar biasa, untuk
berperang dengan Tongkat bersama Tuhan melawan mesir untuk membebaskan orang
Israel dan diapun berhasil memanangkan peperangannya.
Hal yang saya suka dari Yosua, dia orang yang sudah begitu banyak mendengar sungut-sungut dari banyak orang dalam proses perjalanan menuju tanah yang dijanjikan Tuhan, begitu lama dia besama-sama dalam perjalanan itu tetapi dia tidak tawar hati dan tetap yakin dan mendapat kemenangan, dia berhasil menemukan tanah kanaannya yang telah dijanjikan Tuhan.
Di kehidupan ini, banyak sekali orang yang sukses, banyak sekali orang yang merasa gagal dan banyak sekali orang yang kita rasa sukses atau gagal, apa sebenarnya standar dari kegagalan dan kesuksesan itu?
Zaman dulu aku bulat dan sangat yakin orang yang sukses
adalah orang yang kaya raya, pintar meiliki jabatan dan dihormati oleh orang
banyak. Orang yang seperti ini akan bahagia dan sangat menikmati kehidupannya,
sehat dan panjang umur.
Pada kehidupan nyata saat ini, banyak sekali penjelasan-penjelasan
yang bertentangan dari pemahaman dulu. Banyak hal yang belum aku pahami dalam kehidupan ini, namun satu perkataan yang sangat nyaman terdengar ditelingaku dan enak di hati, " di dalam Tuhan tidak ada yang kebetulan, semua baik dan INDAH PADA WAKTUNYA."
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua..
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua..



